Dipublikasikan pada: 30 Jul 2026 WITA
Jumat 10 Juli 2026
Sekolah Rakyat Terintegrasi adalah satuan pendidikan formal berbasis asrama gratis yang digagas pemerintah untuk anak-anak dari keluarga miskin dan miskin ekstrem. Program ini dikelola bersama oleh Kemendikdasmen, Kementerian Sosial, dan instansi terkait untuk memutus rantai kemiskinan. Program ini dirancang untuk membantu mengurangi angka putus sekolah serta meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia.
Sekolah Rakyat didirikan sebagai upaya pemerintah dalam memutus rantai kemiskinan melalui pendidikan. Program ini ditujukan untuk anak-anak yang berasal dari keluarga yang termasuk dalam desil 1 dan 2 berdasarkan Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN), yaitu kelompok dengan kondisi ekonomi paling rentan. Menteri Sosial Saifullah Yusuf menegaskan bahwa siswa yang diterima di Sekolah Rakyat wajib menuntaskan pendidikan mereka hingga lulus
Program ini bertujuan untuk memberikan akses pendidikan gratis dan berkualitas bagi anak-anak dari keluarga miskin. Selain itu, Sekolah Rakyat menyediakan lingkungan belajar yang kondusif dengan fasilitas yang memadai. Anak-anak yang bersekolah di program ini juga mendapatkan keterampilan akademik dan non-akademik guna meningkatkan peluang kerja di masa depan. Selain aspek akademik, program ini juga menanamkan karakter kepemimpinan, nasionalisme, serta kemandirian bagi para siswa
Di Kota Tarakan telah berdiri sejak 9 bulan lalu telah memiliki cukup banyak murid dari berbagai kalangan keluarga kurang mampu. Dibuka oleh Wakil Walikota Tarakan Ibnu Saud IS dan dihadiri Ketua DPRD Kota Tarakan Muhammad Yunus SH, Kepala Dinas Sosial Pemberdayaan Tarakan Arbain SE, perwakilan Dinas Pendidikan Kota Tarakan dan perwakilan Pimpinan OPD, Camat dan Lurah se-Kota Tarakan.